
Penyakit mag sering sekali dialami oleh kebanyakan orang. Mag atau memiliki nama ilmiah gatritis, adalah penyakit yang terjadi pada lapisan dinding lambung yaitu lapisan mukosa yang dapat dikarenakan terjadi luka atau peradangan oleh asam lambung yang berlebih. Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengkonsumsi obat tertentu,atau sebab-sebab lainnya seperti mengkonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress. Maag juga bisa terjadi apabila si penderita telat makan, kemudian sewaktu makan si penderita maag makan dengan porsi yang terlalu banyak. Bagi penderita maag yang sudah parah, penyakit maag tersebut sangat berbahaya sekali karena dapat mempengaruhi lever.
Sering pula seseorang merasakan gejala mag tapi penderita tidak mengetahui bahwa itu adalah maag. Sehingga penderita tidak langsung menangani sakitnya secara benar dan tepat. Sering pula, penderita mengetahui gejalanya, tapi tidak mengetahui penanganan yang tepat. Seperti yang terjadi pada diri saya beberapa hari yang lalu. Mag dapat terjadi di lokasi badan lambung dan dapat pula terjadi pada syaraf lambung. Meski itu sama-sama mag, tetapi penanganan terhadap kedua hal tersebut berbeda.
Gejala-gejala yang terjadi pada penyakit mag diantaranya:
1. Kembung
2. Perih
3. Pusing
4. Mual
5. Jantung berdegup kencang
5. Buang besar kesulitan dan terasa perih
Selain muncul gejala-gejala yang seperti ini, perlu juga adanya deteksi sendiri dari penderita sebelum menanganinya. Bidik bagian apa yang sakit, dimanakah lokasinya, barulah beri penanganan yang tepat.
Deteksi bagian dari lambung yang bermasalah dapat dilakukan sebagai berikut:
- tekan perut bagian tengah tepat dibawah dada.
jika terasa keras, dan sakit ketika ditekan, hal itu menunjukkan mag sudah sampai ke saraf
lambung. Dan tentunya, obat yang ada di pasaran seperti promag, mylanta, dan sebagainya
tidak cukup menangani rasa sakit ini karena obat-obat tersebut hanya berfungsi untuk
menetralkan asam lambung yang menyebabkan mag dan penipisan lapisan mukosa.
- tekan perut bagian kiri di bawah dada.
Jika bagian ini terasa keras, maka mag lebih sering terjadi di badan lambung. Barulah obat di
pasaran cukup mengatasinya.
Meskipun demikian, deteksi dilakukan hanya sebatas pengetahuan penderita. Penanganan yang lebih tepat, sebaiknya berobat ke dokter yang memiliki diagnosa yang lebih akurat.
Tapi alangkah lebih baik jika kita menjaganya daripada mengobatinya.
Ya, mag memang penyakit seumur hidup, sekali terkena penyakit ini, sampai kapanpun tidak akan sembuh, akan selalu kambuh bila tidak menjaga lambung kita.
Hal-hal yang sebenarnya merupakan pantangan bagi penderita mag terutama yang sudah menyerang saraf lambungnya, beberapa diantaranya adalah:
1. Hindari minuman bersoda atau minuman botol jika perut sedang kosong
2. 5 makanan yang memicu mag kambuh seperti kangkung, kluwek (rawon), makanan
bersantan , mie, dan makanan pedas
3. Ketika mag kambuh, hindari camilan yang berketela, seperti singkong atau pohong
Lambung kita adalah sumber penyakit. Orang berebut uang juga karena untuk mengisi lambung. Maka peliharalah lambung dengan makanan yang baik dan cara yang baik pula.
Bagi penderita Mag, pintar-pintarlah kita menjaga diri kita.
Kalo bukan diri kita sendiri, siapa lagi yang mencintai lambung kita.
Semoga bermanfaat. Dan Be Healthy
Sering pula seseorang merasakan gejala mag tapi penderita tidak mengetahui bahwa itu adalah maag. Sehingga penderita tidak langsung menangani sakitnya secara benar dan tepat. Sering pula, penderita mengetahui gejalanya, tapi tidak mengetahui penanganan yang tepat. Seperti yang terjadi pada diri saya beberapa hari yang lalu. Mag dapat terjadi di lokasi badan lambung dan dapat pula terjadi pada syaraf lambung. Meski itu sama-sama mag, tetapi penanganan terhadap kedua hal tersebut berbeda.
Gejala-gejala yang terjadi pada penyakit mag diantaranya:
1. Kembung
2. Perih
3. Pusing
4. Mual
5. Jantung berdegup kencang
5. Buang besar kesulitan dan terasa perih
Selain muncul gejala-gejala yang seperti ini, perlu juga adanya deteksi sendiri dari penderita sebelum menanganinya. Bidik bagian apa yang sakit, dimanakah lokasinya, barulah beri penanganan yang tepat.
Deteksi bagian dari lambung yang bermasalah dapat dilakukan sebagai berikut:
- tekan perut bagian tengah tepat dibawah dada.
jika terasa keras, dan sakit ketika ditekan, hal itu menunjukkan mag sudah sampai ke saraf
lambung. Dan tentunya, obat yang ada di pasaran seperti promag, mylanta, dan sebagainya
tidak cukup menangani rasa sakit ini karena obat-obat tersebut hanya berfungsi untuk
menetralkan asam lambung yang menyebabkan mag dan penipisan lapisan mukosa.
- tekan perut bagian kiri di bawah dada.
Jika bagian ini terasa keras, maka mag lebih sering terjadi di badan lambung. Barulah obat di
pasaran cukup mengatasinya.
Meskipun demikian, deteksi dilakukan hanya sebatas pengetahuan penderita. Penanganan yang lebih tepat, sebaiknya berobat ke dokter yang memiliki diagnosa yang lebih akurat.
Tapi alangkah lebih baik jika kita menjaganya daripada mengobatinya.
Ya, mag memang penyakit seumur hidup, sekali terkena penyakit ini, sampai kapanpun tidak akan sembuh, akan selalu kambuh bila tidak menjaga lambung kita.
Hal-hal yang sebenarnya merupakan pantangan bagi penderita mag terutama yang sudah menyerang saraf lambungnya, beberapa diantaranya adalah:
1. Hindari minuman bersoda atau minuman botol jika perut sedang kosong
2. 5 makanan yang memicu mag kambuh seperti kangkung, kluwek (rawon), makanan
bersantan , mie, dan makanan pedas
3. Ketika mag kambuh, hindari camilan yang berketela, seperti singkong atau pohong
Lambung kita adalah sumber penyakit. Orang berebut uang juga karena untuk mengisi lambung. Maka peliharalah lambung dengan makanan yang baik dan cara yang baik pula.
Bagi penderita Mag, pintar-pintarlah kita menjaga diri kita.
Kalo bukan diri kita sendiri, siapa lagi yang mencintai lambung kita.
Semoga bermanfaat. Dan Be Healthy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar