Minggu, 08 Maret 2009

Pengkaderan??

pengkaderan...

sebuah fenomena nyata yang memang wajib untuk dilakukan..
tapi entah kenapa selalu ada unsur pelonco di dalamnya,.
seperti memukul,,menghentak,,menyuruh dengan alasan yang sering kali kurang logis..

bertanya-tanya dalam hati,.
apakah di kehidupan kerja, pengkaderan dilakukan seperti itu??
sejauh yang aku tahu,.justru sebaliknya..

di kala mahasiswa masih memperkokoh budaya pngkaderan yang esensinya kurang mengena,.
dunia kerja justru mengubah budaya pengkaderan yang secara sadar mereka akui, jaman yang sekarang sudah tak sama dengan yang dahulu...

hentakan dan kecaman,,bukan lagi hal yang ampuh untuk menyulut semangat dan motivasi serta loyalitas..
bila hal itu diterapkan,,akan banyak pegawai yang mengundurkan diri dan mencari pekerjaan lain yang lebih nyaman di hati..
terlebih hal itu sangat mudah bagi mereka yang memiliki kemampuan dan otak yang cemerlang..
sedangkan yang tetap tinggal,,justru mereka yang seringkali merasa kesulitan dalam mencari pekerjaan,,apalagi lapangan pekerjaan yang terbatas..

karena pemikiran itulah..akhirnya budaya pengkaderan dunia kerja lambat laun mulai berubah,.
meskipun hanya beberapa yang aku tahu,,

loyalitas,.motivasi,,semangat,,
tak jarang orang memiliki hal itu karena hati yang menggerakkannya..

masalah hati lagi..
karena rasa nyaman dan bahagia,,memberikan kekuatan yang misterius dan terdefinisi ketimbang rasa terpaksa akibat tekanan, hingga akhirnya berujung stres..

mudah saja,.
seperti hadist rosul..
innama a'malu bi niat..
segala tindakan tergantung niatnya..

dan itulah niat,,berawal dari hati...

maka dari itu,.
hidup susah,,jangan lagi dipersusah,.
hidup sudah menggila,,jadi kenapa kita mesti latihan untuk jadi gila...


memang saranku,.
pengkaderan memang wajib ada,.
tapi bagi tim HRD (Human Resource Development), jangan pernah remehkan hati..
berubahlah untuk maju..
budaya lama tak selamanya cocok untuk dipertindakkan..

Maju terus kawandku..
kita harus bisa hidup di jaman sekarang,,bukan jaman dahulu..

Tidak ada komentar: