Entah kenapa...
Entah ada apa....
Melihat sosok pak SBY begitu teduh..
seperti ada sepercik sayang yang aku punya untuknya..
sayang seorang anak kepada bapaknya...
Melihat beliau berdiri di depan aparat pemerintahan,
menatap kantung matanya yang semakin cekung dan hitam...
tiba2 hati serasa mendesir..
Hatiku begitu iba..
Tapi mengapa hanya pada presidenku yang ini???
apakah ketika pak Habibie,Bu Mega dan Pak Gusdur yang menjabat aku masih belum tau apa2...
Entahlah,,.
aku rasa bukan karena itu..
Tapi mungkin sosok pak SBY adalah salah satu sosok yang aku kagumi saat ini...
Aku melihatnya seperti seorang yang berhati mulia..
rela berkorban,.bertanggung jawab,..dan melindungi..
Aku betul2 merasa menyayanginya..
Andaikan aku di sampingnya...
Mungkin yang akan terjadi aku hanya berdiam diri,,.
dan kalaupun muhrim,,.
aku akan mendekapnya seperti aku mendekap ayahku,.sekedar melepas rasa rindu dan cinta...
Begitu marah dan geram saat mendengar orang-orang dengan entengnya memaki beliau,,.menyalahkan beliau,, dan memojokkan beliau..
Karena alasan dan komentar dari mereka yang asal ceplos dan sangat terkesan sekali ingin menjatuhkan nama Pak SBY...
sudah komentar menyalahkan,,.gak kasih solusi pula..
bukankah itu tong kosong nyaring bunyinya...
bagaimana mungkin seorang guru memberi nilai ujian muridnya dengan nilai 0 sedangkan dia sendiri tidak tahu apa jawabannya...
harusnya,,.
kalau bisa memberi nilai 0,,
maka dia harus punya kunci jawaban yang bisa diterima banyak orang bahwa murid itu memang pantas mendapat nilai 0..
tapi tidak bagi para komentator..
asal ngomong,,
menyalahkan,.
tapi tidak memberikan ide yang konkrit untuk menyelesaikan masalah yang kompleks..
terlebih mendengar wawancara terhadap ibu Ani,..
semakin empati aku terhadap pasangan itu..
perjuangan yang tiada henti..
lahiriah dan batiniah..
Ayah SBY dan Ibu Ani..
Ada seorang anak yang selalu mendoakan kalian,...
Semoga rahmat Allah selalu mengiringi langkah kalian,.
jangan pernah berhenti berjuang,,..
selalu tegar dan istiqomah..
demi negeri yang tercinta ini...
La Tahzan...
Jangan Bersedih,,.
wahai ayahqu....
^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar